Sabtu, 08 Agustus 2015

Renungan Untukku

Sombongnya diriku..
Melalaikan sholat.
Melupakan ayat ayat Allah.
Bercanda ria dengan dunia.
Tak sedikitpun mengingat Allah.
Yang telah memberiku kesempatan.
Kesempatan yang besar.
Waktu.
Waktu sehingga aku masih bisa bernafas hingga saat ini.
Seharusnya aku tak lupa bersyukur.
Seharusnya aku mulai bersujud padaNya.
Berterimakasih atas segala hal.

Bodohnya diriku..
Terus merasa kurang atas apa yang telah Allah betikan.
Merasa itu tak cukup untuk memenuhi hakikat 'bahagia' yang sebenarnya.
Berfikir seharusnya aku mendapatkan lebih dari itu
Seharusnya aku mendapat semua yang aku minta.
Kalimat syukur tak sedikitpun keluar dari mulutku.
Mulutku yang terasa kelu untuk mengucapkan hamdalah.
Kelu untuk berterimakasih.
Selalu merasa kurang.

Bagaimana dengan hakikat hidup yang sebenarnya?
Aku merasa belum menemukannya.
Sepertinya nalarku belum sampai di situ.

Bukan.. Bukan itu yang ingin kubahas.

Aku masih harus berkutat di sini.
Merenung atas segala dosaku.
Seseorang yang lalai dalam bersyukur.
Padahal Tuhannya telah memberikan segalanya.


Maafkan aku ya Allah
Astaghfirullah.
Semoga aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi
Tak lagi lalai bersyukur.

Semoga.

Aamiin aamiin ya rabbal 'alamin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar